Di Dalam Perjalanan (1)

Diposting oleh FilsafatKonseling on 8.06.2010

Entah, ini kali keberapa aku terkulai layu di sudut ruangan. Semua keadaan kembali ke semula ketika langkah diayunkan. Berangkat dan ketibaan, berada di titik sama. Siklus. Spiral. Siklus. Spiral.

Keberadaan, entah sampai kapan berakhir. Mungkin tidak berakhir, hanya saja kembali ke titik semula. Di mana titik mula itu? Jangan-jangan tidak ada titik mula, pun titik akhir. Yang ada kemengaliran eksistensi.


Akan tetapi janggal rasanya, sebab wadag berada dalam waktu dan meruang. Setiap mewaktu dan meruang, keterhukuman perubahan dan kehancuran merupakan keniscayaan. Gerak. Apakah ia? Waktu. Apakah ia? Ruang. Apakah ia?

Pertanyaan puncak ialah, adakah dunia nirwaktu dan nirruang? Apakah “dunia” itu sendiri sudah mengandung konsep ruang dan waktu? Jika ada dunia tersebut, akankah semua entitas berpulang ke sana? Bagaimana memahami keterhubungan dan keterjalinan kedua dunia tersebut? Bisakah wadag tinggal di dunia keterhukumi waktu dan ruang, sedangkan nonwadag tinggal di dunia nirwaktu dan nirruang dalam momen serentak?

Ai, ai… untuk apa aku berada di sini?

Aku tidak percaya ini adalah sebuah bentuk kehidupan: di mana seseorang bebas mengayunkan kaki tanpa melirik keadaan sekitar barang sedetik pun, di mana bentuk hubungan penuh ketercurigaan satu sama lain, di mana seseorang dibenarkan menguasai banyak orang tanpa alasan rasional. Makan pada saat banyak orang menjerit lapar. Menuntut ilmu pada saat banyak orang menjauhkan ilmu karena tak mampu membayar. Minum penuh puas dari sumber mata air yang dirampas dari masyarakat. Banyak membeli sesuatu tidak berguna saat orang bunuh diri karena tidak mampu membeli kebutuhan dasarnya.

Ai, ai… apakah ini?

Wahai manusia wadag … beritahu aku, adakah dunia nirwaktu dan nirruang itu? Bolehkah memasukinya?


Artikel Terkait:

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

Terima kasih atas peluangan waktu Anda membaca tulisan ini. Tentu saja, saya akan lebih berterima kasih lagi jika Anda ikut mengomentari tulisan ini.

 

YANG MENGIKUT

Hasil Bertukar Banner